Potongan Cerita
"Semuanya sudah terlambat.
Semuanya sudah berakhir. Memang inilah takdir kita. Takdir yang terjadi atas
pilihan hidup kita. Jangan pernah ada penyesalan, karena tidak ada yang harus
disesali. Dan aku yakin, bukan hanya aku. Kamu pun pasti memetik banyak hikmah
dan pelajaran dari semua yang terjadi selama ini. Salah satu hal yang paling
kusyukuri di dunia ini adalah bahwa Allah telah mempertemukan aku denganmu.
Orang yang menjadi salah satu materi ujian terberat dalam hidupku sekaligus
orang yang membuat aku mengerti apa artinya kita diciptakan di dunia ini.”
-->
“kalau bagimu aku istimewa, membuat
harimu terasa begitu cerah, lantas kenapa kau harus memilikiku dan membawa aku pergi
bersamamu. Bagaimana dengan rumahku, lingkunganku, haruskah kubiarkan gelap gulita
karena pencerahnya telah pergi??, tidak...semua memang ditakdirkan tetap indah
dengan hadirku disini. Dan di sana, di tempatmu berada sekarang, juga akan tetap
indah meski tanpaku. Bukankah selama ini semua baik-baik saja. Jika ada yang tidak
baik, itu hanya hatimu dan hatiku yang begitu egois mempertahankan penyakit lama
yang sebenarnya obatnya sudah ada di tangan kita masing-masing. Jangan berusaha melupakanku, karena itu justru akan membuatmu makin mengingatku. Biarkan saja aku hadir di ingatanmu sebagai salah satu memori masa lalu. Biarkan dirimu teringat tentangku saat berada disituasi yang menggambarkan bagaimana diriku. Lambat laun, memori itu hanya akan menjadi setumpuk kenangan yang enggan untuk dibuka lembarannya karena sudah begitu lama, usang, dan banyak lembaran baru yang masih menyisakan tempat untuk yang terjadi nanti. Dan saat itu tiba, kau pasti sudah melupakanku. Aku, kau, dan siapapun di sekeliling kita saat ini tidak pernah tahu apa yang terjadi nanti. Besok, seminggu kemudian, sebulan kemudian, atau setahun kemudian, kita tidak tahu. Jadi tidak pantas jika aku memastikan bagaimana aku di masa depan. Biarkan misteri itu terpecahkan sendiri dengan aturan takdir yang terbaik dari Allah.."
Sary Dj......*SunFlower
