I love Korean Drama
Drama Korea…..why ???
Kalau orang makassar menanyakan pertanyaan ini padaku…aku akan menjawab “tanya ma’..”
Bukan karena aku tidak punya alasan untuk itu, tapi terlalu banyak alasan yang tidak dapat kujawab dengan satu dua baris kalimat saja. Maka dari itu, kubuat satu ulasan khusus dalam blogku mengapa aku begitu menyukai drama korea untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan fans ku (padahal gak punya fans…bukan artis juga…hahaha).
*****
About The Story
Drama korea itu..ceritanya unik. Jika kisahnya sedih, aku bisa menangis bombay seorang diri dalam kamarku saat sedang menikmati ceritanya. Jika kisahnya lucu, maka aku bisa tertawa terpingkal-pingkal dibuatnya meskipun terkadang hal tersebut tidak masuk di akal. Uniknya, sesedih apapun kisahnya, pasti ada bagian minimal satu scene yang lucu dan membuat tangis tadi berubah sejenak jadi tawa. Sebaliknya, selucu apapun kisahnya, pasti ada potongan kisah sedih yang minimal membuat mata berkaca-kaca.
Ceritanya sulit ditebak. Kalau sinetron indonesia, dari awal sudah ketahuan. Kalau bukan mati hidup lagi, pasti bakalan amnesia tuh pemeran utamanya ****Tapi itu sinetron indonesia jaman sekarang yah. Jaman Lulu tobing, paramitha rusady dan anjasmara dkk berkibar dulu bagus kok.
Nah, kalau drama korea itu tebak-tebak berhadiah. Terkadang kita menduga endingnya bakalan gini…eh ternyata gitu. Kayak The Rooftop Prince. Episode awal sampai tengah bikin ketawa kayak orang gila. Tengah sampai hampir selesai bikin nangis. Eh terakhirnya menggantung. Bikin pengen lempar sendal sutradaranya. atau City Hunter yang bikin greget, karena si Jaksa cakep dibuat mati dan endingnya biasa-biasa saja. Gak ada kejelasan jadiannya Lee Min Ho dan Park Minyoung…huft. Tapi disitulah letak keunikannya. Bukankah segala sesuatu itu akan keliahatan menarik jika dibuat berbeda…**asal jangan ketentuan Allah yang dibuat berbeda.
Selain itu, episode drama korea itu gak pernah panjang-panjang amat kayak sinetron indonesia yang tayangnya sampai bertahun-tahun. Sinetron Ramadhan tahun ini masih nyambung dan gak selesai-selesai sampai ramadhan tahun depan…nah loh??!!!
Paling sering hanya sampai 20 episode. Adapun yang panjangnya sampai 50 atau lebih, tapi jarang. Dan kalau tayang tiap hari paling lama dua bulan, kayak East of Eden atau The Merchant. Makanya gak pernah bosan. Kalaupun harus dibuat panjang, semuanya masih masuk di akal. Gak ada tuh yang namanya mati hidup lagi. Seandainya sinetron indonesia bisa seperti itu.....
About the Actor and Actress….
Kalau untuk yang ini….gue harus benar-benar bilang “wow”. Bukan hanya wajah yang tampan, cantik dan penampilan yang elegan, tapi aktingnya mereka itu….sangat-sangat mendalam. Bahkan mampu membuat aku mengganggap kepribadian asli mereka seperti itu. Pemain yang dipilih selalu cocok dengan karakter yang diperankan. Totalitas mereka dalam berakting patut diacungi jempol. Jika harus berakting kelakuan mirip orang gila, mereka benar-benar bisa jadi orang gila. Ingat saja akting si tampan Hyun Bin dalam secret garden, yang harus berperilaku seperti perempuan saat bertukar roh dengan Ha Ji Won….wkwkwkwkwk….dimana pun dan kapan pun jika mengingatnya aku bisa tertawa dan disangka orang gila @#$$%%^&**
Jika melihat sosok Jo Eun Jae dalam 49 days, Nam Gung Min dalam Can You Hear My Heart, Park Shi Hoo dalam Queen Of Reversal, atau Park Yoo Chun dalam The Rooftop Prince, aku selalu berkata dalam hati “Subhanallah….betapa kuasaNya Allah menciptakan wajah setampan mereka”…..
About The Soundtrack
Drama korea itu…selalu punya soundtrack yang “sesuatu” banget deehhh. Dan lagunya bukan Cuma satu saja. setiap moment dalam drama itu, saat sedih, saat senang, pasti ada lagu yang mewakili. Satu drama bisa sampai 10 ost-nya. Dan selalu mampu menjadi hits di tangga lagu…utamanya tangga lagu winamp-ku…hehehe
Soundtracknya juga bukan asal-asalan. Yang menyanyikan kalau bukan pemain dramanya yang memang bisa nyanyi (kayak Yoochun), pasti salah satu boyband sekelas Shinee atau girlband sekelas SNSD. Atau salah satu personelnya yang duet dengan penyanyi solo. Gimana gak keren tuh. Walaupun tidak mengerti arti sepenuhnya, namun saat mendengarkan lagu itu, bisa terbawa perasaan. Yang paling menjadi favoritku adalah Reason (ost secret garden), Love U (ost. BBF), I think I (ost Full House), Perhaps Love (ost Princess Hours)…banyak deh pokoknya. Hampir semua berkesan dan lama tersimpan di handphone
Hmm….apa lagi yah???
Oh iyaa…About Love Story….
Ini nih yang selalu bikin berkesan nonton drama korea, kisah cintanya yang bikin kita pengen mengalami hal yang sama (tapi bukan yang tragis loh), yang mengharu biru usahanya untuk mendapatkan orang yang dicintainya. Pengorbanan yang bikin penonton nangis-nangis bombay. Atau cerita unik yang membuat kita tidak pernah membayangkan ada kisah cinta yang seperti itu. Terlalu banyak yang harus diuraikan untuk ini. Jadi lebih jelasnya, nonton aja salah satu contoh kisah cinta diluar logika dalam drama “Big”……saya ndak berani lihat endingnya…takut kecewa…
Dibalik semua alasan di atas, sebenarnya ada beberapa hal yang menjadi kekurangan dari drama korea. Tapi kekurangan itu terlalu sedikit bagiku dan mampu tercover oleh banyaknya kelebihan dimilikinya. Buat yang belum pernah nonton drama korea….silahkan mencoba….:)


