Fakta Diri
Tak kenal maka tak sayang.....Peribahasa lama namun tetap benar
adanya hingga zaman berganti. Kadang kita tidak suka dengan seseorang
karena belum tahu sifat aslinya. Kadang pula kita salah menilai hingga
berdampak kita menjadi negative thinking. Begitupun sebaliknya. Banyak
orang yang menilai salah tentang kepribadianku yang sesungguhnya. Pada
umumnya tentu bukan orang terdekat. Meski ada juga beberapa diantaranya.
Fakta tentang saya yang sering dinilai berlawanan oleh orang lain.
1. Selalu disangka anak pertama. Hampir sebahagian besar teman atau orang yang pertama kenal mengira saya adalah anak pertama. Padahal sebaliknya...saya adalah bungsu dari 7 bersaudara. Pernah ada yang bilang, anak bungsu itu manja. dan katanya saya tidak ada manjanya sama sekali. Yah...saya memang selalu berusaha untuk mandiri dalam segala hal. Mungkin karena sedari kecil memang dilatih untuk begitu. Ditambah dengan sikap cuek kakak-kakak yang enggan antar sana sini kalau saya ada perlu. Jadilah saya wanita super mandiri yang bahkan terkadang harus jalan kaki ke suatu tempat yang dituju. Sebenarnya...naluri manja itu ada. Tapi tidak ada tempat untuk bermanja-manja. Satu-satunya orang yang memanjakan saya adalah bapak....dan beliau sudah tak ada (eh...curhat)
2. Cuek. Yang baru pertama kenal saya selalu menilai saya sebagai pribadi yang cuek. Mereka tidak tahu bahwa aslinya saya adalah orang yang super care dan perhatian. Perlu bukti....tanyakan saja pada sahabat terdekat saya..hehehe. Saking care-nya....saya kadang mengorbankan perasaan dan kepentingan sendiri. Tapi ternyata bersikap terlalu peduli juga tidak baik.
3. Pendiam. Mungkin perawakan saya yang katanya kalem itu membuat orang beranggapan bahwa saya adalah sosok pendiam. Belum tahu saja...bahwa saya akan dengan mudah melontarkan beratus-ratus kata jika seorang teman curhat tentang laki-laki hidung belang. Mereka juga tidak tahu...bahwa saya akan bercerita panjang lebar jika menemukan seseorang yang mau mendengarkan. Saya bahkan bisa menggerutu jika memperoleh ketidakadilan.
4. Kurang makan atau malas makan. Ini juga salah satu anggapan salah tentang diri saya. Mungkin karena badan saya yang Alhamdulillah tidak pernah gemuk. Berat badan maksimal yang pernah saya miliki berkisar 55 kg. Itupun hanya bertahan beberapa bulan. Setelah itu menurun kembali. Ketika ada acara makan-makan...semua menyuruh saya makan dengan nada prihatin. Seolah saya pribadi yang malas makan. Padahal aslinya....saya pemakan segala (yang halal pasti). Dalam sehari saya bisa makan berkali-kali dengan lahap. Semua disikat. Bahkan sisa makanan orang rumah pun tak luput dari perhatian saya.
5. Pemilih. Kata orang...saya pemilih. Utamanya dalam hal memilih calon suami. Terlalu banyak kriteria katanya. Padahal...saya cuman selektif ajah (memangnya beda?). Iya...beda menurut saya. Pemilih berarti mementingkan segala kesempurnaan dalam kriteria. Padahal saya tidak. Tidak tampan...tidak masalah, asal enak dipandang saja...haha.
Mungkin masih ada fakta lain tentang saya yang dinilai berlawanan oleh orang lain. Tapi tidak usah dipikirkan. Itu kan hanya penilaian manusia. Bukan akhir dari segalanya.
Fakta tentang saya yang sering dinilai berlawanan oleh orang lain.
1. Selalu disangka anak pertama. Hampir sebahagian besar teman atau orang yang pertama kenal mengira saya adalah anak pertama. Padahal sebaliknya...saya adalah bungsu dari 7 bersaudara. Pernah ada yang bilang, anak bungsu itu manja. dan katanya saya tidak ada manjanya sama sekali. Yah...saya memang selalu berusaha untuk mandiri dalam segala hal. Mungkin karena sedari kecil memang dilatih untuk begitu. Ditambah dengan sikap cuek kakak-kakak yang enggan antar sana sini kalau saya ada perlu. Jadilah saya wanita super mandiri yang bahkan terkadang harus jalan kaki ke suatu tempat yang dituju. Sebenarnya...naluri manja itu ada. Tapi tidak ada tempat untuk bermanja-manja. Satu-satunya orang yang memanjakan saya adalah bapak....dan beliau sudah tak ada (eh...curhat)
2. Cuek. Yang baru pertama kenal saya selalu menilai saya sebagai pribadi yang cuek. Mereka tidak tahu bahwa aslinya saya adalah orang yang super care dan perhatian. Perlu bukti....tanyakan saja pada sahabat terdekat saya..hehehe. Saking care-nya....saya kadang mengorbankan perasaan dan kepentingan sendiri. Tapi ternyata bersikap terlalu peduli juga tidak baik.
3. Pendiam. Mungkin perawakan saya yang katanya kalem itu membuat orang beranggapan bahwa saya adalah sosok pendiam. Belum tahu saja...bahwa saya akan dengan mudah melontarkan beratus-ratus kata jika seorang teman curhat tentang laki-laki hidung belang. Mereka juga tidak tahu...bahwa saya akan bercerita panjang lebar jika menemukan seseorang yang mau mendengarkan. Saya bahkan bisa menggerutu jika memperoleh ketidakadilan.
4. Kurang makan atau malas makan. Ini juga salah satu anggapan salah tentang diri saya. Mungkin karena badan saya yang Alhamdulillah tidak pernah gemuk. Berat badan maksimal yang pernah saya miliki berkisar 55 kg. Itupun hanya bertahan beberapa bulan. Setelah itu menurun kembali. Ketika ada acara makan-makan...semua menyuruh saya makan dengan nada prihatin. Seolah saya pribadi yang malas makan. Padahal aslinya....saya pemakan segala (yang halal pasti). Dalam sehari saya bisa makan berkali-kali dengan lahap. Semua disikat. Bahkan sisa makanan orang rumah pun tak luput dari perhatian saya.
5. Pemilih. Kata orang...saya pemilih. Utamanya dalam hal memilih calon suami. Terlalu banyak kriteria katanya. Padahal...saya cuman selektif ajah (memangnya beda?). Iya...beda menurut saya. Pemilih berarti mementingkan segala kesempurnaan dalam kriteria. Padahal saya tidak. Tidak tampan...tidak masalah, asal enak dipandang saja...haha.
Mungkin masih ada fakta lain tentang saya yang dinilai berlawanan oleh orang lain. Tapi tidak usah dipikirkan. Itu kan hanya penilaian manusia. Bukan akhir dari segalanya.