Best Movies
Sama halnya dengan buku bacaan, setiap individu punya selera berbeda tentang film. Sebagian orang menyukai film komedi, sebagian lagi lebih suka genre horror. Bagi saya pribadi...semua genre bagus untuk ditonton selama ceritanya berkualitas dan memang layak untuk ditonton. Tapi jika diminta film terbaik...maka saya akan menjabarkan film-film yang kisahnya bernilai postif dan kualitas ceritanya jempolan.
Pertama... "The Pursuit of Happiness"
Saya yakin...bukan hanya saya seorang yang mengganggap film ini bagus dan sangat layak ditonton. Film biografi yang diangkat dari kisah nyata seorang enterpreneur bernama Chris Gardner ini mengandung nilai motivasi yang tinggi. Makna ceritanya luar biasa. Saya bahkan sempat baper dan menangis saat scene pemeran utama terpaksa tidur di kamar mandi stasiun kereta bawah tanah bersama anaknya karena tidak punya tempat tinggal. Saya membayangkan...ketika berada di posisi si pemeran utama, mungkin saya akan putus asa. Berakhir dengan depresi. Tapi seorang Chris Gardner melalui semuanya dengan perjuangan tanpa henti. Merawat anaknya tanpa dampingan seorang istri. Menjual segala yang dimiliki agar bisa tetap hidup bahkan menjual darahnya 250 cc padahal dia sendiri sudah kurang asupan makanan. Demi mendapatkan sebuah posisi di perusahaan pialang saham yang diperebutkan banyak orang, dia rela melakukan berbagai cara...tapi tentu saja bukan tipuan. Kerja keras selama magang. Belajar demi lulus ujian akhir untuk diangkat sebagai pegawai tetap meskipun hal itu dijalaninya dalam rumah penampungan. Film ini menjadi favorite saya karena memberikan pelajaran berharga. Bahwa hidup ini memang tentang berjuang, berusaha dan bekerja. Bukankah...Allah tidak akan mengubah keadaan kita jika kita sendiri tidak berusaha untuk itu.
Kedua.."The Karate Kid"
Entah sudah berapa kali saya menonton film ini. Tidak bisa dihitung jari lagi. Stasiun TV swasta negeri ini pun sudah berpuluh kali menayangkannya. Sudah tentu karena alasan banyak yang meminta. Film ini memang luar biasa yang juga dibintangi oleh aktor luar biasa Jacky Chan. Film ini memberikan banyak pelajaran berharga. Dari film ini kita bisa belajar bahwa murid yang baik....tidak semata-mata dihasilkan dari sebuah sekolah yang baik dan ternama. Tetapi merupakan hasil didikan seorang guru yang baik. Juara sejati bukanlah dia yang mampu melawan dan menang dengan berbagai cara. Tetapi dia yang mampu berjuang dengan keteguhan dan kejujuran.
Ketiga..."Train to Busan"
Pecinta korea mana suaranya???
Saya yakin tidak ada korean lovers yang tak menyukai film yang satu ini. Karisma Gong Yoo yang aktingnya selalu memukau kembali menyegarkan mata penggemarnya lewat film yang berkesan horror ini. Film ini mampu membuat saya tak mau berpaling sedetik pun dari TV. Seru dan menegangkan. Mampu memacu adrenalin sekaligus membuat baper. Saya yang belum pernah sekalipun naik kereta...jadi ikut membayangkan jika ada di scene film itu. Singkat cerita...film ini mengisahkan tentang wabah yang melanda korea selatan akibat limbah kimia salah satu pabrik di sana. Pemeran utama yang merupakan salah satu orang yang bertanggung jawab terhadap bocornya limbah tersebut justru terjebak dalam hasil kecerobohannya sendiri. Akibat limbah tersebut...orang-orang terjangkit virus yang mengubah manusia normal menjadi sejenis zombie. Jika zombie ini menggigit manusia lain...maka manusia tersebut akan ikut terjangkit. Layaknya monster...mereka akan menyerang siapapun yang bernyawa di hadapannya. Dan kekacauan ini terjadi di atas kereta menuju Busan (sebuah kota) yang ditumpangi oleh pemeran utama beserta anaknya. Di akhir kisah...demi menyelamatkan anaknya...dia rela digigit salah satu "monster" dan menjatuhkan dirinya dari atas kereta agar tidak menyerang sang buah hati. Hikmah dari film ini....apapun yang kita lakukan...entah positif atau negatif...akibatnya akan kembali ke diri kita sendiri.
Setelah di bahas....saya justru mendapati keterkaitan antara ketiga film terbaik versi saya. Film pertama dan kedua...sama-sama diperankan oleh Jaden Smith, bocah berambut kribo yang aktingnya cukup memukau. Keterkaitan lainnya adalah....ketiga film tersebut berkisah tentang sosok Ayah dan anaknya. Meskipun di karate kid...Jaden Smith tak berperan sebagai anak dari Jacky chan....tetapi hubungan keduanya lekat dengan hal itu. Bahkan dalam ceritanya...Jacky chan hidup sendiri setelah kehilangan anak dan istrinya dalam sebuah kecelakaan. Mungkin secara tak sadar saya menyukai film ini karena alasan itu. Karena saya selalu mengagumi sosok ayah yang begitu mencintai anaknya. Seperti ayahku...
Pertama... "The Pursuit of Happiness"
Saya yakin...bukan hanya saya seorang yang mengganggap film ini bagus dan sangat layak ditonton. Film biografi yang diangkat dari kisah nyata seorang enterpreneur bernama Chris Gardner ini mengandung nilai motivasi yang tinggi. Makna ceritanya luar biasa. Saya bahkan sempat baper dan menangis saat scene pemeran utama terpaksa tidur di kamar mandi stasiun kereta bawah tanah bersama anaknya karena tidak punya tempat tinggal. Saya membayangkan...ketika berada di posisi si pemeran utama, mungkin saya akan putus asa. Berakhir dengan depresi. Tapi seorang Chris Gardner melalui semuanya dengan perjuangan tanpa henti. Merawat anaknya tanpa dampingan seorang istri. Menjual segala yang dimiliki agar bisa tetap hidup bahkan menjual darahnya 250 cc padahal dia sendiri sudah kurang asupan makanan. Demi mendapatkan sebuah posisi di perusahaan pialang saham yang diperebutkan banyak orang, dia rela melakukan berbagai cara...tapi tentu saja bukan tipuan. Kerja keras selama magang. Belajar demi lulus ujian akhir untuk diangkat sebagai pegawai tetap meskipun hal itu dijalaninya dalam rumah penampungan. Film ini menjadi favorite saya karena memberikan pelajaran berharga. Bahwa hidup ini memang tentang berjuang, berusaha dan bekerja. Bukankah...Allah tidak akan mengubah keadaan kita jika kita sendiri tidak berusaha untuk itu.
Kedua.."The Karate Kid"
Entah sudah berapa kali saya menonton film ini. Tidak bisa dihitung jari lagi. Stasiun TV swasta negeri ini pun sudah berpuluh kali menayangkannya. Sudah tentu karena alasan banyak yang meminta. Film ini memang luar biasa yang juga dibintangi oleh aktor luar biasa Jacky Chan. Film ini memberikan banyak pelajaran berharga. Dari film ini kita bisa belajar bahwa murid yang baik....tidak semata-mata dihasilkan dari sebuah sekolah yang baik dan ternama. Tetapi merupakan hasil didikan seorang guru yang baik. Juara sejati bukanlah dia yang mampu melawan dan menang dengan berbagai cara. Tetapi dia yang mampu berjuang dengan keteguhan dan kejujuran.
Ketiga..."Train to Busan"
Pecinta korea mana suaranya???
Saya yakin tidak ada korean lovers yang tak menyukai film yang satu ini. Karisma Gong Yoo yang aktingnya selalu memukau kembali menyegarkan mata penggemarnya lewat film yang berkesan horror ini. Film ini mampu membuat saya tak mau berpaling sedetik pun dari TV. Seru dan menegangkan. Mampu memacu adrenalin sekaligus membuat baper. Saya yang belum pernah sekalipun naik kereta...jadi ikut membayangkan jika ada di scene film itu. Singkat cerita...film ini mengisahkan tentang wabah yang melanda korea selatan akibat limbah kimia salah satu pabrik di sana. Pemeran utama yang merupakan salah satu orang yang bertanggung jawab terhadap bocornya limbah tersebut justru terjebak dalam hasil kecerobohannya sendiri. Akibat limbah tersebut...orang-orang terjangkit virus yang mengubah manusia normal menjadi sejenis zombie. Jika zombie ini menggigit manusia lain...maka manusia tersebut akan ikut terjangkit. Layaknya monster...mereka akan menyerang siapapun yang bernyawa di hadapannya. Dan kekacauan ini terjadi di atas kereta menuju Busan (sebuah kota) yang ditumpangi oleh pemeran utama beserta anaknya. Di akhir kisah...demi menyelamatkan anaknya...dia rela digigit salah satu "monster" dan menjatuhkan dirinya dari atas kereta agar tidak menyerang sang buah hati. Hikmah dari film ini....apapun yang kita lakukan...entah positif atau negatif...akibatnya akan kembali ke diri kita sendiri.
Setelah di bahas....saya justru mendapati keterkaitan antara ketiga film terbaik versi saya. Film pertama dan kedua...sama-sama diperankan oleh Jaden Smith, bocah berambut kribo yang aktingnya cukup memukau. Keterkaitan lainnya adalah....ketiga film tersebut berkisah tentang sosok Ayah dan anaknya. Meskipun di karate kid...Jaden Smith tak berperan sebagai anak dari Jacky chan....tetapi hubungan keduanya lekat dengan hal itu. Bahkan dalam ceritanya...Jacky chan hidup sendiri setelah kehilangan anak dan istrinya dalam sebuah kecelakaan. Mungkin secara tak sadar saya menyukai film ini karena alasan itu. Karena saya selalu mengagumi sosok ayah yang begitu mencintai anaknya. Seperti ayahku...